eh, aku dapat email ni, dari seseorang via fs ku, boleh ya, aku kutip aja disini?? bisnya isinya bagus sih (menurut aku sih!!)
baca deh,,
Cara Menjadi Kaya
Pertanyaan pertama :
siapa yang MAU menjadi kaya ?
Semua orang pasti akan angkat tangan.
Pertanyaan kedua :
siapa yang BERUSAHA untuk menjadi kaya ?
Hanya sebagian saja yang angkat tangan
Pertanyaan ketiga :
Siapa yang SUDAH kaya ?
Jumlah yang angkat tangan lebih sedikit lagi.
Apa yang salah disini ?
Pada pertanyaan pertama, orang hanya ditawari saja suatu keadaan.
Tidak sulit, karena mereka tinggal bilang mau atau tidak. Pada
pertanyaan kedua, sudah menjurus ke tindakan yang akan anda lakukan
untuk mencapai pertanyaan pertama tersebut. Disini orang yang
menjawab positif tidak sebanyak di pertanyaan pertama. Bermacam-macam
penyebabnya. Mengapa ? Orang mau kaya secara cepat, kalau bisa secara
instan tanpa perlu bekerja keras. Alasan kedua, mereka mau bekerja
keras, tapi `not in the right track’ sehingga kerja keras
mereka tidak membuahkan hasil sesuai yang mereka harapkan.
Alasan ketiga, mereka tidak tahu, harus mulai darimana. alasan
terakhir, mereka merasa cukup hidup yang biasa-biasa saja, tidak
perlu terlalu ambisius. “Ora usah ngoyo”, begitu kata orang
Jawa. Pada pertanyaan ketiga adalah pada hasil, apakah hasil kerja
anda di pertanyaan kedua membuahkan hasil yang memuaskan. Hanya orang
yang sudah berhasil di pertanyaan kedua yang bisa ikut angkat tangan
disini. Sebenarnya, gimana sih cara untuk menjadi kaya, terutama
secara mudah kalau bisa ?
Ada beberapa cara lain untuk kaya secara mudah. Yang pertama adalah
lahir sebagai anak orang kaya. Jadi berbahagialah anda yang lahir
dengan nama belakang Onassis, Walton, atau Rockeffeler. Karena begitu
lahir anda cukup angkat tangan untuk menjawab pertanyaan ketiga saja.
Bahkan Robert Kiyosaki, dalam salah satu seminarnya pernah
mengatakan, pada waktu kecil dia berharap nama keluarganya bukan
Kiyosaki, namun Kawasaki. Yang kedua adalah kawin dengan anak orang
kaya. Namun apabila anda sudah menikah dan tidak
mendapatkan `kesempatan’ ini, anda bisa dengan cara ketiga,
yaitu mempunyai menantu orang kaya. Masih ada beberapa cara lagi,
namun yang berikut ini lebih mengandalkan dewi fortuna, misalnya anda
menang undian, atau dapat warisan mendadak dari keluarga anda. Kalau
dari semua cara instan tersebut anda tidak berhasil, berarti anda
memang harus menggapainya melalui jalur kerja keras.
Di dalam buku pemasaran klasik “Horse Sense” karya Jack Trout
dan Al Ries, dikatakan disana ada 3 cara untuk menjadi kaya secara
instan, yaitu (1) marry a rich person, (2) steal in nice, legal way;
or (3) get to know the right people.
Cara ketiga ini yang menarik. Bertemu dengan orang yang tepat. Kerja
keras (hard work) saja tidak menjamin orang menjadi kaya. Perlu juga
diimbangi dengan kerja cerdas (smart work). Robert Kiyosaki termasuk
beruntung bertemu dengan orang yang tepat, yaitu `Rich
Dad’nya. Orang yang tepat adalah orang yang bersedia menjadi
mentor kita, serta mau membimbing kita. Tentunya dia sendiri juga
sudah kaya, jadi bimbingan yang diberikan bukan cuma teori doang,
tapi pengalaman. Pengalaman itu mahal harganya, karena dengan belajar
dari pengalaman orang lain anda akan terhindar dari `lubang
jebakan’ kegagalan. Dengan adanya mentor, proses anda akan lebih
cepat daripada jalan sendiri.
Nah, dalam kehidupan kita sehari-hari, seperti apa sih orang yang
tepat itu ? Tidak mudah memang menemukan orang yang tepat. Kalaupun
misalnya anda sudah ketemu dengan orangnya, belum tentu juga dia mau
membimbing anda. `Orang’ yang tepat tidaklah selalu
membimbing anda secara langsung, bisa juga teknik, system, prinsip,
kisah sukses orang lain, tokoh idola, maupun suatu kebijaksanaan
(wisdom). Tidak usah berpikir terlalu rumit, mulailah dari sekitar
anda saja. Adakah suatu kebijakan atau seseorang yang sudah sukses
yang bisa anda contoh
barangbagusku
cari apa?
Jumat, 08 Agustus 2008
boleh gak ya, ngutip email?
Kamis, 07 Agustus 2008
senangnyaaa,,
akhirnyaaa,,
setelah hampir seminggu bobok larut malem terus,, selesai juga deg degan nya,,
emang ada apa??,,
hmmm, kemarin tuh, instansi tempat kerja aku dipromosiin jadi kantor teladan se jabar,( meskipun sebenarnya ditunjuk sama dinas kabupaten sih,,),
kaget banget, and sekaligus takut, coz sebelumnya belum pernah ni ikut event tingkat provinsi gini,, karena prestasi kita ga terlalu menonjol juga ah!! mungkin kemarin tuh 100% karena faktor TERPAKSA, kami mau ikutan event tersebut,, padahal dari pihak dinas kabupatennya sendiri, sudah pesimis kami akan langsung gugur di termen pertama. apalagi kita dikenal sebagai instansi yang "biasa biasa saja",yang belum terlalu banyak prestasi ( bahkan saya curiganya sih, diikutsertakannya kami di ajang itu, justru hanya untuk membangkitkan gairah kerja yang statis dan cenderung tanpa peningkatan), jika itu benar, maka tujuan itu bener bener berhasil,, kita semua jadi pada rajin kerja, datang pagi pulang telat, sampai sampai di protes suami/istri di rumah.. hehe,, biasa orang indonesia kebanyakan, rajinnya kalo punya maksud aja,,
cerita punya cerita, setelah kepala instansi melakukan presentasi, dengan dimulai kata kata " kami datang kesini seadanya,,, bla,,bla,," maka mulailah hari hari penantian kami, diantara rasa cemas, takut masuk 10 besar ( LHO???),, hehe,, Iya, kami malah takut masuk 10 besar, karena jujur saja, mental kami belum siap. tapi apa daya, bukannya 10 besar lagi, kami termasuk 6 besar, dan tentu saja akan dikunjungi untuk melihat pembuktian akan apa yang di presentasikan sebelumnya,, watawww,,
niscaya kami semua harus merekap ulang semua pekerjaan yang terlewatkan selama 2 tahun kebelakang, hanya dalam waktu beberapa hari sebelum kunjungan dilakukan. weleh weleh,, makanya mata jadi bintitan semua ni,,
sampai tiba hari dimana sang juri datang, semua karyawan mempersiapkan diri, mulai dari catatan, ruangan, bahkan ada beberapa yang harus melewatkan malam di kantor, hanya agar hatinya tenang esok hari, dan yang ga nginep pun datang pagi pagi buta sekali biar tidak ketinggalan bis,, hehe,,
yah, selanjutnya tau lah, apa yang terjadi kemudian, hanya ketegangan dan bunyi detak jantung yang memecah kesunyian (duh bahasanya,, biasa aja kali,,), begitu sampai pukul 4 sore menjelang ( ini tidak biasa ,, karena jam kerja reguler hanya sampai jam 13.30), ada yang aneh nih,, koq giliran aku belum tiba juga ya? padahal yang lain udah semua, bahkan sang tamu pun sudah makan siang, yang biasanya berarti langsung pulang. tapi ko nggak ya? hmm, tunggu punya tunggu, ternyata aku cuma dipangil sebentar, dan diwawancara sekejap saja,, hehe,, lega sih,, tapi sia sia donk hasil begadang ku beberapa malam ini? ( nah, itu akibatnya jika tetap memakai metode SKS, sistem kebut semalam!! hehe,,)
tapi gak apalah, yang penting semua sudah beres, dan aku bisa tidur nyenyak lagi, karena kami merasa tidak akan mungkin jadi pemenang, yang nantinya akan diikut sertakan ditingkat nasional. hehe,, ( jelek ah, pesimis melulu!!), tapi kalopun sampai berhasil, setidaknya jadi 3 besar,, wwwaaaooowww,,, bener bener MUKJIZAT!!!!.
huh,, sebel bangettt,,,

sebel banget deh kalo omongan kita sama sekali gak digubris,, sama sekali gak dipercaya,, jadi buat apa juga kita ngomong??? kalo tak satupun ucapan kita yang dipercayai, kalo gitu masih mending kita diem aja deh, daripada tambah emosi,,, arrgggghhhh,,,
sebel sebel sebeeeeelllll,,,, gitu aja dijadiin masalah, untung aja aku masih bisa diem, menahan emosi, kalo nggak, bisa pecahlah perang dunia ke III,,,
curhat curhat
duhh,,, hidup kadang ga selalu seperti yang kita pengen ya? kadang ada saja tetesan air mata ditengah tengah tawa kita. ya,, begitulah hidup, selalu berputar seperti roda andong, ada diatas, ada dibawah, tapi koq rasanya hidupku selalu berkutat dibawah ya? hiksss,,,
stress juga jika disaat kita mendapat masalah tak ada satupun tempat buat berbagi, kadang rasanya ingin meninju saja tembok kamar yang keras itu,, tapi,, tapi,, kan saaakiiiittt,,, hhuuuuwwwwuuuwwwuuu,,,
apalagi satu satunya sahabat terbaikku kini nun jauh disana,, ( sebenarnya gak jauh jauh amat sih!!), tapi rasanya suuuusssyyyaaaahhhh banget kalo pengen curhat. dianya kan orang sibuk, maklum, marketing perbankan, waktu luangnya yo cuma week end aja, itupun via telpon, masa iya sih, masalahku harus ditunda hingga akhir minggu? kan kelamaan, keburu stress nanti
huh, kalo mau curhat ke ortu, ato suami, ato pacar, kadang juga malah bikin tambah ga enak, karna yang keluar biasanya kata kata wejangan atau wangsit wasiat,, lagi BT gini, mana mau dengerin kata kata pepatah,, kadang kita hanya butuh didengerin aja, tanpa mau disela atau dinasehatin. karna sebenarnya kita udah tau solusinya, tapi, ya sekedar pengen curhat aja,,,
karna sering ngerasa kayak gitu, ya aku bikin aja blog ini, itung itung diary, bisa nulis semaunya, bisa ngungkapin uneg uneg sekenanya, asal jangan sampai nyumpahin aja,,, hehe,,
eh,, ngomong ngomong, kamu juga bebas lho nulis apapun curhat kamu disini, mau masalah pacar, keluarga, karier, sekolah, ato appppaaa aja,, bebas bas bas,, yang penting kudu inget aturannya yang satu ntu, yaitu dilarang keras mengeluarkan seluruh isi kebun binatang disini, kalo nggak, komentnya kagak bakalan aku approve,,,
oke guys, temenin curhatan aku ya? trus ntar aku bantu deh solusinya ( kalo aku bisa sih!! hehe,,), gini gini juga dulunya punya cita cita jadi psikolog lho, cuman gak kesampaian aja. hehe,,,
Met pejet pejet keyboard aja dehh,,, tulis sepuasnyaaa,,,

